TO IMPROVE IS TO CHANGE

It’s a media-sharing to foster better life

Archive for January 2011

Kejadian Paling Berkesan Tahun 2010 (Dalam Negeri)

leave a comment »

Tulisan ini adalah lanjutan dari artikel sebelumnya, dan pada bagian ini saya akan memaparkan beberapa kejadian di Indonesia yang paling berkesan pada Tahun 2010. Seperti yang telah dijelaskan pada artikel sebelumnya, momen-momen yang terpilih berdasarkan subjektivitas saya belaka. Jadi jika ada yang keberatan karena momen pilihannya tidak masuk, ada momen pilihan yang saya masukkan dan dirasa kurang pantas untuk masuk, silakan berkonfrotasi dengan saya.

Kejadian paling berkesan pertama adalah kasus mafia hukum, tepatnya kasus Gayus. Selama tahun 2010, Gayus seolah sedang menampilkan “one man show” yang menunjukkan betapa bobroknya masalah hukum di negeri ini. Bayangkan, bagaimana ceritanya seorang tahanan bisa pelesir ke Bali –dan belakangan ini diketahui juga bahwa yang bersangkutan juga pergi keluar negeri–. Dan anehnya kenapa juga para pengambil keputusan seolah-olah lepas tangan terhadap kasus ini. Tidakkah mereka malu akan adanya kasus ini. Hukum Indonesia memang sangat lemah, dan saya jadi teringat perkataan salah satu dosen saya “Di Amerika, hukum menjadi jurusan yang paling bergengsi, lulusan SMA berlomba-lomba masuk hukum, di Indonesia, orang baru masuk hukum kalau tidak diterima di ITB”.

Momen kedua adalah rentetan bencana di Indonesia. Dimulai dari banjir bandang di Wasior, tsunami di Mentawai dan bencana Gunung Merapi di Yogyakarta. Tidak perlu saya ulang kedahsyatan ketiga bencana tersebut. Pun tidak perlu saya ceritakan lagi penderitaan saudara-saudara kita yang tertimpa musibah. Saya hanya ingin menggarisbawahi bahwa rasa solidaritas bangsa Indonesia masih eksis. Berbagai bantuan datang berbondong-bondong tanpa pamrih dari seluruh negeri. Tetapi yang cukup membuat kecewa adalah bapak-bapak pejabat di pemerintahan. Selama ini mereka saling mengumbar komentar dan terkesan “show-off” selama dinamika politik. Tetapi hampir tidak ada komentar yang menyejukkan hati selama terjadi bencana. Menurut saya, pemerintah tidak berhak mengklaim bahwa mereka telah berhasil menjalankan sistem penanganan pasca-bencana dengan baik. Kredit adalah untuk para relawan, donatur dan masyrakat yang terlibat dengan aksi konkrit.

Momen terakhir terjadi di penghujung 2010, kali ini bidangnya adalah olahraga, tepatnya sepakbola. Meskipun pada akhirnya gelar Piala AFF gagal diraih, namun angkat topi tetap wajib diberikan kepada seluruh pemain, pelatih, dan ofisial Tim Nasional Indonesia. Serta tidak lupa kredit setinggi-tingginya kepada seluruh masyarakat yang telah menjadi suporter Timnas, baik yang langsung datang di stadion, maupun yang mendoakan dari depan televisi. Pastilah dukungan itu sangat menggetarkan. Saya mengutip kata salah satu pemain “saat keluar dari lorong ruang ganti pemain, terdengar gemuruh suara suporter yang mengelu-elukan timnas, itu bikin merinding dan bangga, uang di seluruh dunia tidak akan bisa menggantikan perasaan itu”. Hal yang juga membuat saya kagum adalah suporter kita yang sudah bisa menunjukkan kedewasaan untuk bisa menerima kekalahan dengan ksatria dan tertib. Namun, seperti pada kasus nomor dua, disini pemerintah (dalam hal ini PSSI, elit politik dan organ pemerintah yang terlibat) tidak berhak mengklaim kesuksesan ini. Sangat mengecewakan, karena bukannya dukungan, malah mereka membuat sesuatu yang sudah berjalan di trek yang seharusnya menjadi kacau. Penjualan tiket yang bermasalah, penjejalan agenda non-teknis kepada timnas dan campur tangan politik yang sangat tidak penting. Saya heran, semua orang sudah menjadi dewasa dan memberikan dukungan kepada Timnas, kenapa mereka tidak?

Written by Rully Tri Cahyono

January 11, 2011 at 12:26 pm

Posted in My Opinion

The Upheaval Moments of 2010 (Foreign)

leave a comment »

Hello everybody. Happy new year. This is my first post in 2011. Let us face this year with full of optimism.  I have not made any review on year 2010 yet, and albeit maybe this will be some kind of out of date topics, but I would like to bring of most catching attention events in 2010. And in this post, I only consider foreign events, the national ones will be brought on the next post. Of course those events will be based on my opinion, and says it my subjective version of The Upheaval Moments of 2010. I did not make any exact rules or algorithms to decide which events included in this list and which events excluded. Simply, if one event I considered interesting to be remembered, then that will be included in my list.

First event was 2010 South Africa World Cup. Until this day, I still dissapoint because the Netherlands had failed to feel a first experience carving their name on Jules Rimet cup. But, that was an unforgettable event. I have interested in football ever since I was a child. I have watched three last World Cup before the 2010. I watched the 1998, the 2002, and the 2006. And although I still consider that the 2006 was the best World Cup I have ever seen, I think that the last Coupe du Monde was pretty good. It was full of dramatic moments. The sudden honor to be an Asian had raised from heroic struggle of Republic Korea’s team. The German young arsenal embarassed the cocky England and Argentina gawky teams. And the most paramount moment of course was the final duel between the Netherlands and Spain teams. The team from Andaluasian had won, the had proven that skill and ball possession could overcome mere effective style played by the Dutch.

Second was safe and rescue mission of Chile underground miners. That was very heroic and catched avalanche of world attention. While the mission was executing, news from all over the world reported and showed how fond proved that it still existed in this world. The Chile President (I forgot his name) deserved credits of success of this mission. He motivated his miners fellow, organized engineers, health specialist, and many others related expert and then all of his efforts had triggered world’s compliment. He was great to show that a President is not just a politics symbol, but open our eyes that instead of just political matters, a leader has also show love. Leaders do not only lead money, factory or big capital, but also they lead human being too. And the most effective way to organize human being is by give them caress when they get suffering.

Written by Rully Tri Cahyono

January 5, 2011 at 9:55 am

Posted in My Opinion

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.